Perkuat Solidaritas Global, FARKES-R Terima Kunjungan Öz Sağlık-İş dari Türkiye

SUARA FARKES, Jakarta – Sabtu, 25 April 2026 menjadi momen penting bagi penguatan solidaritas serikat pekerja internasional. Serikat Pekerja Layanan Kesehatan dan Sosial dari Türkiye, Öz Sağlık-İş, melakukan kunjungan resmi ke Kantor DPP FSP FARKES Reformasi di Jakarta.
Read MoreSOLIDARITY CAMP 2026 : Pererat Persatuan Pekerja Kesehatan Indonesia – Malaysia

SUARA FARKES, Bogor – Semangat solidaritas membara di tengah sejuknya udara Bogor pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 April 2026. Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP Farkes-R) berkolaborasi dengan Public Services International (PSI) menggelar agenda bertajuk “Solidarity Camp”.
Kegiatan ini bukan sekadar berkumpul biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat solidaritas dan soliditas para pekerja di sektor kesehatan.
Investasi Masa Depan : Membangun Generasi Muda Sadar Serikat & Kesehatan Kerja

SUARA FARKES, Jakarta – Selama tiga hari (14-16 April 2026), Ibu Sumarnita (Kabid Pekerja Muda dan Pekerja Perempuan DPP FSP Farkes Reformasi) dan Puspa (PUK PT DVL Citeureup) mewakili FSP Farkes Reformasi, telah mengikuti agenda MENTORING PROGRAM yang diselenggarakan oleh IndustriALL dan APHEDA di Hotel Gren Alia, Jakarta.
Read MoreFSP FARKES Reformasi berafiliasi kepada dua Global Union yaitu PSI dan IndustriAll hingga sekarang
SUARA FARKES, Jakarta – Ada beberapa alasan penting kenapa serikat pekerja di tingkat nasional atau lokal sebaiknya berafiliasi dengan Global Union (federasi serikat pekerja internasional seperti IndustriAll, PSI, UNI Global Union, ITUC, dsb.):
1. Kekuatan Kolektif Global
2. Solidaritas & Dukungan Internasional
3. Akses ke Perundingan Global
4. Penguatan Kapasitas
5. Pengaruh Kebijakan Global
6. Solidaritas Lintas Sektor dan Negara
7. Perlindungan Saat Represi
Intinya: afiliasi dengan Global Union memperluas jangkauan serikat pekerja dari level pabrik/nasional ke level global/dunia, sehingga lebih kuat menghadapi perusahaan multinasional maupun kebijakan internasional yang memengaruhi buruh.
Advokasi international pertama yang dilakukan oleh FARKES Reformasi adalah ketika terjadi pemogokan di PUK Takeda Bekasi. FARKES Reformasi melakukan advokasi international melalui PSI. Tidak hanya PSI, kita juga mengirimkan surat untuk meminta dukungan solidaritas kepada UA ZENSEN, federasi serikat pekerja di Jepang yang menjadi afilisi serikat pekerja Takeda Pusat. Selain itu kita juga mengajukan ILO Complain ke kantor ILO pusat di Genewa.
Jika ingin tahu lebih banyak tentang Global Union dan hal lain terkait hubungan international silakan hubungi DPP FSP FARKES Reformasi, cq Bidang Hubungan International.
Bidang Hubungan International DPP FSP FARKES Reformasi mengucapkan Selamat Ulang Tahun FSP FARKES Reformasi ke 27. Semoga makin Jaya, Maju, Menang!
Workshop Just Transition KSPI

Rabu, 4 Juni 2025, bertempat di Gedung FSPMI, lantai 3
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bekerja sama dengan Danish Trade Union Development Agency (DTDA)Danish Trade Union Development Agency (DTDA) menyelenggarakan workshop bertema “Menata Ulang Masa Depan: Memastikan Transisi yang Adil Menuju Ekonomi Hijau”
Kegiatan ini dihadiri oleh para perwakilan serikat pekerja yang tergabung dalam KSPI dari berbagai sektor. Workshop ini menjadi ruang diskusi penting untuk membahas dampak perubahan iklim terhadap ekonomi dan dunia kerja, serta bagaimana pekerja dapat terlibat aktif dalam proses transisi menuju ekonomi hijau secara adil (just transition).
Hadir sebagai narasumber utama, Kahar S. Cahyono, yang menyampaikan pentingnya perlindungan hak-hak pekerja dalam menghadapi perubahan kebijakan dan struktur ekonomi akibat krisis iklim. Ia menekankan bahwa transisi ke ekonomi hijau harus memastikan tidak ada pekerja yang tertinggal.
“Perubahan iklim tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut keadilan sosial dan ekonomi. Kita tidak bisa bicara transisi jika pekerja tidak dilibatkan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan,” ujar Kahar.

Workshop ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas antarserikat pekerja dalam memperjuangkan kebijakan transisi yang adil, serta membangun kapasitas organisasi dalam merespons tantangan masa depan.

Tim Redaksi Media FSP FARKES-R
ALARM CENTER K3, Aksi nyata saat Momentum Global untuk Meningkatkan Kepedulian K3

“Keselamatan bukanlah sebuah gadget, tetapi sebuah kondisi pikiran.” – Eleanor Everet, Pakar Keselamatan
diperingati setiap tanggal 28 April, adalah momentum krusial untuk mengenang para pekerja yang telah meninggal dunia akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja (PAK). Lebih dari sekadar upacara peringatan, IWMD adalah seruan global untuk meningkatkan perhatian dan aksi konkret guna mencegah terulangnya tragedi serupa. Peringatan ini senantiasa menggaungkan adagium fundamental gerakan buruh: “Remember the dead, fight for the living.” Dalam konteks Indonesia, negara dengan lanskap industrial yang dinamis namun masih menghadapi tantangan serius dalam implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), peringatan IWMD 2025 menjadi semakin relevan, terutama dengan adanya inisiatif progresif dari organisasi buruh. Signifikansi IWMD 2025 melalui lensa situasi K3 di Indonesia, menyoroti urgensi perbaikan, mengevaluasi relevansi kerangka hukum yang ada, dari gambaran tersebut peluncuran Alarm K3 Center oleh IndustriALL Indonesia Council sebagai langkah strategis dalam memperkuat advokasi buruh di bidang penegakan hukum K3, perlu untuk di apresiasi.
Read MorePelatihan Memahami Struktur & Skala Upah

Farkes, Jakarta – Pekerja yang bekerja dalam sebuah perusahaan pasti memiliki posisi dan jabatan yang berbeda, tanggung jawabnya pun berbeda-beda. Ada pula pekerja yang sudah memiliki masa kerja yang jauh lebih lama dari pekerja lainnya. Dikarenakan hal ini, maka perusahaan perlu memberlakukan
Read More
