SOLIDARITY CAMP 2026 : Pererat Persatuan Pekerja Kesehatan Indonesia – Malaysia

SUARA FARKES, Bogor – Semangat solidaritas membara di tengah sejuknya udara Bogor pada hari Sabtu-Minggu, 18-19 April 2026. Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP Farkes-R) berkolaborasi dengan Public Services International (PSI) menggelar agenda bertajuk “Solidarity Camp”.
Kegiatan ini bukan sekadar berkumpul biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk memperkuat solidaritas dan soliditas para pekerja di sektor kesehatan.

Acara ini mempertemukan perwakilan pekerja kesehatan dari berbagai wilayah di Indonesia hingga rekan-rekan pekerja kesehatan dari Malaysia yaitu Sabah Medical Services Union (SMSU).
Ananya Basu (Asia Pacific Regional Health Coordinator PSI) dan Cerilyn (South East Asia Organising Coordinator PSI), kehadiran mereka menegaskan bahwa perjuangan pekerja kesehatan di tingkat lokal merupakan bagian penting dari gerakan global untuk layanan publik yang berkualitas dan berkeadilan.

Mengapa Solidaritas Tenaga Kesehatan Begitu Krusial?
Pekerja kesehatan adalah tulang punggung pelayanan publik. Namun, tantangan yang dihadapi mulai dari beban kerja yang tinggi, risiko keselamatan kerja, hingga perlindungan hak-hak dasar seringkali terlalu berat jika dipikul sendirian.
Melalui Solidarity Camp ini, para peserta diajak menyadari bahwa penguatan solidaritas adalah kunci. Ketika pekerja kesehatan bersatu mereka memiliki posisi tawar yang lebih kuat untuk menuntut kebijakan yang lebih manusiawi dan sistem kesehatan yang lebih tangguh.

Serikat Pekerja sebagai jembatan Menuju Kesejahteraan, penting bagi kita untuk memahami bahwa Serikat Pekerja bukan sekadar wadah berkumpul.
Di sektor kesehatan, Serikat Pekerja berperan sebagai:
- Pelindung Hak : Memastikan regulasi kerja dipatuhi oleh pemberi kerja.
- Suara Kolektif : Menjadi jembatan komunikasi antara pekerja dan pengambil kebijakan agar aspirasi tenaga medis didengar.
- Ruang Edukasi : Tempat berbagi ilmu tentang hukum perburuhan dan K3.

Tanpa serikat yang kuat, pekerja kesehatan rentan terhadap eksploitasi.
Dengan berserikat, kita mengubah suara individu menjadi kekuatan kolektif yang mampu membawa perubahan nyata.

Mari terus jaga api solidaritas ini agar tetap menyala! ✊🩺
