FSP Farkes Reformasi Gelar Solidarity Camp Sektor Kesehatan ke-2 di Trawas, Mojokerto – Jawa Timur

SUARA FARKES, Mojokerto – FSP Farkes Reformasi bekerja sama dengan Public Services International (PSI) dan Union Aid Abroad APHEDA resmi menggelar acara Solidarity Camp Sektor Kesehatan ke-2, mulai dari 08 – 09 Agustus 2026, bertempat di Arayana Hotel, Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.
Agenda ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat solidaritas serta meningkatkan pemahaman para pekerja di sektor kesehatan, khususnya terkait hak-hak ketenagakerjaan, pengorganisasian, dan perlindungan kerja.
Hadir dalam kegiatan ini Evi Krisnawati (Ketua Umum DPP FSP Farkes Reformasi), Indah Budiarti (Communication & Project Coordinator Public Services International / PSI), Cerilyn Pastolero (Koordinator Projek Pengorganisasian “Care with Care” supported by APHEDA), Perwakilan Sabah Medical Services Union (SMSU) Sabah, Malaysia, jajaran pengurus DPP, DPD Jawa Timur dan DPC FSP Farkes Reformasi di wilayah Jawa Timur.

Selama dua hari pelaksanaan Solidarity Camp, para peserta dibekali dengan edukasi dasar hingga mendalam mengenai hukum dan hak-hak ketenagakerjaan dan penguatan jaringan solidaritas antar-pekerja kesehatan lokal maupun internasional.
Strategi pengorganisasian pekerja kesehatan untuk mewujudkan kondisi kerja yang layak, aman, dan adil.
“Pekerja kesehatan yang kuat dan bersatu adalah kunci utama pelayanan kesehatan publik yang berkualitas”

Peserta Solidarity Camp Bedah Isu Krusial Sektor Kesehatan

Dalam diskusi kelompok tersebut, para peserta memetakan sejumlah tantangan kritis di sektor kesehatan, antara lain :
Kondisi dan kepastian kerja seperti perlindungan hukum bagi pekerja kontrak, isu beban kerja berlebih (overwork), serta pemenuhan hak upah dan kesejahteraan yang layak.
Tantangan pengorganisasian, strategi memperkuat peran serikat pekerja dalam merespons dinamika regulasi dan kebijakan ketenagakerjaan terkini.

Diskusi tidak hanya berhenti pada penginventarisasian masalah, tetapi juga menghasilkan poin-poin gagasan dan rekomendasi aksi bersama. Melalui pertukaran pengalaman antarwilayah hingga lintas negara (Indonesia – Malaysia), para peserta makin optimis dalam menyusun langkah strategis pengorganisasian ke depan.
“Mengetahui masalah adalah langkah awal, namun merumuskan solusi bersama adalah jalan menuju perubahan nyata bagi pekerja kesehatan!”
Hari Pertama Solidarity Camp Ditutup Meriah Dengan Games dan Api Unggun
Sesi penutup ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan selepas berdiskusi seharian, melainkan dirancang khusus sebagai sarana simulasi lapangan untuk memperkuat jiwa korsa para pekerja kesehatan.

Rangkaian games kelompok yang disajikan menuntut kerja sama tim yang solid, komunikasi yang efektif, serta ketajaman dalam mengambil keputusan di bawah tekanan.
Melalui dinamika kelompok ini, para peserta diajak untuk memahami bahwa dalam perjuangan organisasi maupun pelayanan kesehatan sehari-hari, kecepatan, ketepatan pengambilan keputusan, dan fokus pada tujuan bersama adalah kunci utama keberhasilan.
Di puncak acara malam, di bawah pendar cahaya dan hangatnya kobaran api unggun, seluruh peserta, panitia, serta tamu undangan melingkar bersama. Momen ini menjadi simbol meleburnya batasan, mempererat tali silaturahmi antar wilayah hingga lintas negara, serta memupuk rasa saling percaya (trust-building).

”Dari kebersamaan ini, kita siap melangkah lebih fokus dan solid dalam setiap pengambilan keputusan perjuangan ke depan”
Hari Kedua Solidarity Camp, Total Team Building
Memasuki hari kedua sekaligus hari terakhir rangkaian Solidarity Camp Sektor Kesehatan di Arayana Hotel Trawas, suasana kegiatan berlangsung sangat meriah, seru, dan penuh energi positif. Agenda sepanjang hari ini dipenuhi dengan berbagai simulasi dan permainan team building yang dirancang khusus untuk menguji serta mempererat kerja sama tim seluruh peserta.

Sejak pagi hari, para peserta dari FSP Farkes Reformasi Jawa Timur, pengurus pusat, hingga perwakilan SMSU Sabah Malaysia tampak begitu antusias dan fun, tawa lepas dan sorak semangat membakar suasana dingin pegunungan Trawas.

Melalui rintangan permainan yang interaktif, para peserta diajak untuk meningkatkan komunikasi & kepercayaan , membangun koordinasi yang cepat dan efektif antar anggota kelompok, menyelesaikan tantangan kelompok secara kolektif dengan strategi yang tepat.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan dua hari, para peserta berkumpul untuk menuliskan kesan dan harapan mereka selama mengikuti Solidarity Camp.
