
SUARA FARKES – Jakarta, 9 Maret 2026
Dalam momentum peringatan hari perempuan internasional (International Women’s Day), serikat pekerja yang tergabung dalam Komite Perempuan IndustriALL Indonesia Council mendesak Pemerintah Indonesia untuk segera meratifikasi Konvensi ILO No.190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja serta membangun kebijakan nasional yang komprehensif untuk memastikan tempat kerja yang aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan dan pelecehan bagi seluruh pekerja.
Kekerasan dan pelecehan di dunia kerja masih menjadi realitas yang dihadapi banyak pekerja di Indonesia, terutama perempuan pekerja di berbagai sektor industri.


SUARA FARKES, Jakarta – IndustriALL South East Asia Office (SEAO) baru saja sukses menyelenggarakan rangkaian agenda krusial “National Unity Meeting and Discussion on Indonesian Labour Law Reform” yang berlangsung pada 9–10 Februari 2026 di HARRIS Hotel Kelapa Gading, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum bersejarah bagi serikat pekerja di Indonesia untuk menyatukan visi di tengah gelombang reformasi hukum ketenagakerjaan.
Read More
SUARA FARKES, Jakarta – Dalam dunia industri, benturan kepentingan antara pekerja dan pengusaha seringkali menjadi tantangan yang tak terelakkan. Menanggapi hal tersebut, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FSP FARKES REFORMASI) menggelar pelatihan advokasi bertajuk “Memahami Serikat Pekerja dari Perspektif Pengusaha dan Ideologi Serikat dalam Bingkai Hubungan Industrial Pancasila”. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Kantor DPP FSP FARKES REFORMASI, Jakarta Timur.


SUARA FARKES, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bekerjasama dengan Japan International Labour Foundation (JILAF), pada tanggal 11-12 Januari 2026 di Swiss-Bel Hotel – Jakarta, mengadakan Seminar Hubungan Industrial “Kolaborasi Tripartit untuk Implementasi Human Rights Due Diligence (HRDD)
Federasi Serikat Pekerja Farmasi Dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES-R) turut hadir dalam acara seminar ini. Perwakilan dari FSP FARKES-R yang hadir yaitu


SUARA FARKES, Mojokerto – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSP Farkes Reformasi Jawa Timur mengadakan kegiatan Diklat Advokasi dan Latsar Serdadu pada tanggal 20-21 Desember 2025
Kegiatan yang dilaksanakan dua hari ini bertujuan untuk memperkuat Solidaritas, Militansi dan Pondasi anggota dalam menyuarakan aspirasi, memperjuangkan hak-hak dengan cara yang tepat.

Selain itu kegiatan ini menjadi tempat belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan berbagai pihak mulai dari sesama anggota sampai dengan lembaga luar organisasi.
Read More
SUARA FARKES, Jakarta – Bertempat di Hotel Gren Alia, Jakarta Pusat, pada tanggal 12 Desember 2025 Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengadakan acara Launching Gerakan Nasional KSPI Untuk Kesadaran Bahaya Asbes. Kegiatan ini merupakan komitmen dari KSPI untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Kemanusiaan.
Slamet Rezeki dari Divisi K3 dan Efrazim Silaban dari DPD DKI, hadir dan terlibat aktif dalam kegiatan ini, mewakili Federasi Serikat Pekerja Farmasi Dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES R)


SUARA FARKES, Semarang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSP Farkes Reformasi Propinsi Jawa Tengah, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Semarang dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Semarang pada tanggal 6-7 Desember 2025, bertempat di Wisma Gaya – Bandungan – Kabupaten Semarang, melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) Propinsi Jawa Tengah, Musyawarah Cabang (Muscab) Kabupaten Semarang, dan Musyawarah Cabang (Muscab) Kota Semarang.

Hadir dalam acara ini utusan dari PUK, DPC dan DPD, serta DPP yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum FSP Farkes Reformasi Ibu Evi Krisnawati dan juga Ibu Sumarnita , Ketua Bidang Perempuan dan Pekerja Muda.
Read More
SUARA FARKES, Banten – Pada tanggal 24–25 November 2025, sekitar 30 pimpinan dan aktivis perempuan dari serikat pekerja afiliasi IndustriALL Asia Tenggara—Indonesia, Malaysia, Kamboja, Filipina, Thailand, dan Vietnam—berkumpul di Novotel Tangerang untuk mengikuti “Regional Forum of Women Towards Gender-Transformative Action and Campaigns.”
Forum ini diselenggarakan oleh kantor IndustriALL Asia Tenggara sebagai bagian dari komitmen regional untuk memperkuat upaya kesetaraan gender di dunia kerja. Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi jejaring serikat pekerja di kawasan untuk memperkuat solidaritas dan menyatukan langkah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja perempuan.
Mendorong Implementasi Hasil Konferensi Perempuan IndustriALL Global
Salah satu tujuan utama forum ini adalah:

SUARA FARKES, Sri Lanka — Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan Reformasi (FSP FARKES REFORMASI) mengirimkan tiga (3) delegasinya yaitu Efrazim Silaban (PUK PT. Sterling Product Indonesia), Syarif Hidayat (PUK PT. Takeda Indonesia), dan Mimin Kamilah (PUK PT. Meiji Indonesian Pharmaceutical Industries) untuk turut berpartisipasi dalam ”Asia Pacific Trade Union Network Meeting of Chemical & Pharmaceutical Unions” yang berlangsung pada 18 – 19 November 2025 di Hotel Rodisson, Colombo, Sri Lanka. Pertemuan ini dihadiri oleh serikat pekerja sektor kimia dan farmasi dari berbagai negara Asia Pasifik dengan dukungan Friedrich Ebert Stiftung (FES) dan IndustriALL Global Union.
Kegiatan ini membahas beragam isu strategis terkait kondisi pekerja di sektor kimia dan farmasi, termasuk transisi berkeadilan (just transition), tantangan keselamatan dan kesehatan kerja, serta penguatan kapasitas serikat dalam menghadapi perubahan industri.


SUARA FARKES, Jakarta – FSP Farkes Reformasi hadir dalam acara Temu Buruh yang diprakarsai oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi (MKE) dan Public Services International (PSI), mengungkap fakta Hilirisasi Nikel dan Transisi Energi Hijau berisiko tinggi menjadi skema eksploitasi yang dilegalkan.
Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 18 November 2025 di Hotel Horison Ultima Menteng Jakarta, dengan tema Transisi Energi Berkeadilan dalam Perdagangan Global.
Ancaman Utama yang Diperjuangkan Serikat Pekerja :
Tolak Tumbal Upah Murah : Lapangan kerja yang tercipta di industri nikel didasarkan pada logika upah murah ekstrem dan minimnya perlindungan, sementara keuntungan dinikmati elit global.
Perlawanan terhadap ISDS : Perjanjian dagang membawa mekanisme ISDS (Investor-State Dispute Settlement). Ini adalah penggerusan kedaulatan, yang memberi korporasi asing hak untuk menggugat negara jika kita berani menerapkan kebijakan yang adil bagi buruh.

Perspektif FSP FARKES REFORMASI : Ancaman pada Sektor Kesehatan & Farmasi
Transisi Berkeadilan (Just Transition) bukan hanya soal tambang dan smelter, tapi berdampak langsung pada sektor pelayanan publik esensial, seperti Kesehatan.
FSP FARKES REFORMASI menyoroti krisis ganda yang dihadapi sektor ini :
Farmasi Penyumbang Emisi Signifikan : Industri farmasi global adalah salah satu penyumbang efek rumah kaca (GHG) yang signifikan. Tanpa regulasi JT yang ketat dan adil, sektor ini berpotensi lolos dari tanggung jawab transisi hijau, sementara buruh menanggung dampak lingkungan dan kesehatan.
Ancaman Kenaikan Biaya Operasional : Ketika Transisi Energi diterapkan di industri ketenagalistrikan (misalnya, perpindahan dari batu bara ke energi baru), rumah sakit dan industri farmasi yang tidak siap akan menghadapi lonjakan biaya operasional yang besar. Kemungkinan terburuk RS atau pabrik farmasi yang kapasitas dan grade/peringkat nya masih standar akan sulit berkompetisi, efek dominonya pasti akan efisiensi tenaga kerja, maka buruh yang kerap kali menjadi tumbal pertama yang di KORBANKAN.
Dampak pada Pekerja : Kenaikan biaya ini berpotensi diterjemahkan menjadi penekanan upah, pemutusan hubungan kerja (PHK), atau pengurangan kualitas pelayanan di rumah sakit dan fasilitas farmasi, yang akan secara langsung memukul pekerja kesehatan dan farmasi.

FSP FARKES REFORMASI mendesak: Transisi Berkeadilan harus mencakup sektor kesehatan dan farmasi secara utuh dan adil.