FSP FARKES Reformasi Perkuat Strategi Organizing di Tingkat Asia Tenggara

SUARA FARKES, Jakarta — FSP FARKES Reformasi turut berpartisipasi dalam Southeast Asia Regional Organizers’ Conference yang diselenggarakan IndustriALL Asia Tenggara di Jakarta pada 31 Agustus – 1 September 2026.
Forum ini mempertemukan pengurus serikat, organizer, pekerja muda, serta perwakilan serikat pekerja dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand untuk berbagi pengalaman dan memperkuat strategi pengorganisasian pekerja.

FSP FARKES Reformasi diwakili oleh Aditya Priyadi, Syifa Nurul Azmi dan Mimin Karmila. Kehadiran delegasi FARKES Reformasi menjadi bagian dari upaya memperluas perspektif dan kapasitas organizing, khususnya dalam menghadapi perubahan dunia kerja serta tantangan pengorganisasian di sektor industri.
Dalam konferensi, peserta melakukan pelaporan dan sharing pengalaman organizing dari masing-masing negara, termasuk keberhasilan, tantangan, strategi kampanye, serta upaya meningkatkan jumlah dan kekuatan anggota serikat. Isu precarious work, ketimpangan gender, union busting, human rights due diligence, K3, serta strategi memperluas basis pengorganisasian turut menjadi pembahasan.
Salah satu pembelajaran penting dari forum tersebut adalah bahwa organizing bukan sekadar merekrut anggota, tetapi membangun kesadaran, kepemimpinan, solidaritas, kampanye, hingga mendorong pekerja melakukan aksi kolektif.
Bagi FARKES Reformasi, forum regional ini menjadi momentum untuk membawa pulang praktik-praktik baik dari negara lain dan mengembangkannya sesuai karakteristik pekerja di Indonesia, khususnya dalam menghadapi isu pekerja kontrak, outsourcing, pekerja muda, regenerasi kepemimpinan, dan penguatan basis anggota.

Dari Asia Tenggara, FARKES Reformasi belajar bahwa kekuatan serikat tidak hanya terletak pada banyaknya anggota, tetapi pada kemampuan mengorganisir anggota menjadi kekuatan kolektif.
