Kunjungan Perwakilan APHEDA ke Rumah Sakit Anggota FSP Farkes Reformasi

SUARA FARKES, Jakarta – Menindaklanjuti kunjungan perwakilan dari APHEDA yaitu Sister Sarah dan Brother Viesna ke Kantor DPP FSP Farkes Reformasi pada tanggal 13 Juli 2026 lalu, yaitu akan melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit anggota FSP Farkes Reformasi. Maka hari Senin tanggal 20 Juli 2026 ini, dua Rumah Sakit anggota FSP Farkes Reformasi yaitu RS Islam Jakarta Cempaka Putih dan RS Husada di Jakarta menjadi tujuan kunjungan kerja dari perwakilan APHEDA ini. Didampingi Pengurus DPP, perwakilan dari APHEDA ini bertemu dan berdialog dengan Pengurus PUK di masing-masing Rumah Sakit.

Di RSIJ Cempaka Putih, Ketua PUK RSIJ Cempaka Putih Bpk. Alexander S. dan beberapa pengurus PUK menyampaikan bahwa keberadaan Serikat Pekerja sangat penting dan berguna di RSIJ Cempaka Putih.
Kesuksesan yg pernah diraih PUK RSIJ Cempaka Putih yaitu penambahan anggota sampai 200 anggota dalam satu periode kepengurusan. Dibalik kesuksesan ada kesulitan juga, yaitu kesulitannya adalah merubah mindset anggota atau calon anggota dalam berserikat. Yaitu apabila sudah menjadi anggota serikat, maka anggota sepenuhnya mengandalkan pengurus saja yang berjuang.
Harapannya dalam serikat pekerja ada penambahan anggota dan regenerasi kepemimpinan, karena pemimpin yg sukses adalah pemimpin yg dapat menciptakan calon pemimpin baru, yaitu dengan cara mengutus anggota atau pengurus yang berusia muda untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh perangkat.
Hal penting yang disampaikan juga yaitu dalam hal perundingan PKB. Dalam perundingan PKB hendaknya bukan melulu kesejahteraan berupa uang saja yang diperjuangkan tetapi kepastian kerja dan keselamatan kerja juga perlu diperjuangkan dalam perundingan PKB. Kesuksesan lainnya adalah berhasil mengadvokasi pekerja kontrak menjadi pekerja tetap. Target di tahun 2027, tidak ada lagi pekerja kontak di RSIJ Cempaka Putih terutama di posisi tempat kerja inti.
Demikian juga saat mengunjungi PUK RS Husada, ketua PUK RS Husada Ibu Sri dan beberapa pengurus PUK juga berdialog dengan perwakilan APHEDA.

Hal yang disampaikan antara lain terkait K3, pekerja perempuan dan pekerja muda. Harapannya serikat pekerja tetap ada di RS Husada, karena merupakan wadah penerus aspirasi anggota dan khususnya perlu adanya regenerasi pengurus.

Selesai berdialog di kantor sekretariat PUK, rombongan melakukan tinjauan keliling melihat aktifitas kerja dan fasilitas yang ada di Rumah Sakit Husada, didampingi manajemen Rumah Sakit tersebut.
